Bobot Sebuah Sponsor|ArtJog: Perebutan Modal Budaya, atau Koreografi Panggung yang Terus Berulang?
【 閱讀中文版 | Read in English 】 Pada Jumat petang, 19 Juni 2026, halaman Jogja National Museum (JNM) mulai dipenuhi orang. Lampu-lampu baru saja dinyalakan, dan para tamu perlahan berkumpul untuk menghadiri pembukaan ArtJog 2026. Mengusung tema Ars Longa: Generatio, seni yang bertahan melampaui generasi, perhelatan seni kontemporer terbesar di Indonesia itu bersiap membuka tirainya. Namun sebelum acara resmi dimulai, seorang pria berdiri di dekat pintu masuk sambil menggenggam setangkai bunga. Ia memulai monolognya: " Seni telah mati. Sastra telah mati. " Ia adalah anggota kolektif seniman ArtJokes. Kalimatnya bahkan belum selesai ketika petugas keamanan mulai mendekat. Saya tinggal di Yogyakarta. Sebagai seorang Taiwan yang telah menetap beberapa tahun di kota ini, saya terbiasa mengamati politik internalnya dari posisi seorang luar. Posisi sebagai "orang lain" ini bukan posisi yang netral, juga bukan berarti lebih objektif dibanding mereka yang lahir dan bes...